Medan, 14 April 2025 – Tim peneliti dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Potensi Utama, baru saja menyelesaikan penelitian berjudul “Effect of Sales Growth, Liquidity, Profitability and Operating Cash Flow on Financial Distress in Food and Beverage Subsector Listed on IDX.” Penelitian yang berlangsung selama 6 bulan ini didanai melalui skema pendanaan internal universitas dengan total anggaran Rp13.700.000.
Tim peneliti diketuai oleh mahasiswa, Rahmatul Aini, bersama dua anggota dosen yaitu M Rizky Wijaya, S.M., M.M dan Aisyah Azhar Adam, S.E., M.M. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi kesulitan keuangan (financial distress) pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024.
Metode dan Sampel Penelitian
Menggunakan pendekatan kuantitatif, tim peneliti menerapkan metode Binary Logistic Regression dengan alat bantu SPSS 27. Populasi penelitian mencakup 43 perusahaan, dan melalui teknik purposive sampling, terpilih 10 perusahaan sebagai sampel. Variabel yang diteliti meliputi pertumbuhan penjualan (sales growth), likuiditas, profitabilitas, arus kas operasi, serta kondisi financial distress sebagai variabel dependen.
Temuan Utama Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
- Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Perusahaan dengan rasio likuiditas rendah cenderung kesulitan memenuhi kewajiban jangka pendeknya, sehingga berisiko tinggi mengalami kesulitan keuangan.
- Pertumbuhan penjualan, profitabilitas, dan arus kas operasi tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress dalam penelitian ini.
- Meskipun demikian, tim peneliti menekankan bahwa profitabilitas yang rendah dapat menjadi sinyal inefisiensi aset, dan arus kas operasi yang positif tetap penting untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan.
Salah satu anggota peneliti, M Rizky Wijaya, S.M., M.M, menyampaikan:
“Temuan ini mengonfirmasi bahwa kemampuan perusahaan dalam mengelola likuiditas merupakan faktor kunci untuk menghindari kebangkrutan. Perusahaan subsektor food and beverage harus lebih fokus pada pengelolaan modal kerja, percepatan piutang, dan pengendalian utang jangka pendek.”
Rekomendasi bagi Perusahaan dan Peneliti Selanjutnya
Berdasarkan hasil penelitian, tim memberikan sejumlah rekomendasi praktis:
- Perusahaan di subsektor food and beverage agar memperkuat manajemen likuiditas melalui optimalisasi modal kerja dan menjaga cadangan kas yang memadai.
- Melakukan pemantauan keuangan secara berkala menggunakan rasio likuiditas dan proyeksi arus kas.
- Diversifikasi sumber pendapatan dan peningkatan efisiensi operasional untuk menjaga stabilitas laba.
- Bagi peneliti selanjutnya, disarankan menambah variabel lain dan melakukan analisis komparatif antar subsektor.
Publikasi Ilmiah
Apresiasi Universitas
Universitas Potensi Utama mengapresiasi capaian tim peneliti yang berhasil menyelesaikan penelitian ini dengan baik. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendukung penelitian internal yang berdampak pada pengembangan ilmu manajemen dan praktik bisnis di Indonesia.