Medan – Tim peneliti dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Potensi Utama (UPU) telah menyelesaikan penelitian berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Mahasiswa di Universitas Potensi Utama.” Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara mendalam faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kepuasan mahasiswa, sekaligus memberikan rekomendasi strategis bagi peningkatan layanan kampus.
Tim peneliti diketuai oleh Shofyan Roni, S.E., M.M (NIDN 0115098204), dosen dengan jabatan Asisten Ahli, bersama anggota peneliti Tri Atmaja (NIM 2244000238). Penelitian ini didanai oleh Universitas Potensi Utama dengan total anggaran Rp11.300.000 dan berlangsung selama 6 bulan pada tahun 2024.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap 20 mahasiswa yang dipilih secara deskriptif dari jurusan, fakultas, dan semester yang sama. Tujuannya adalah untuk meminimalkan variabel eksternal dan memfokuskan pada faktor-faktor internal serta eksternal yang relevan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan kerangka Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi kepuasan mahasiswa.
Hasil Penelitian: Temuan Utama
Berdasarkan wawancara dengan mahasiswa, tim peneliti menemukan sejumlah faktor kunci yang memengaruhi kepuasan mahasiswa di Universitas Potensi Utama:
A. Faktor Pendorong Kepuasan (Kekuatan)
- Kualitas Pengajaran: Sebagian besar mahasiswa menyatakan sangat puas dengan kompetensi dosen. Metode pengajaran dinilai inovatif, komunikatif, dan melibatkan diskusi aktif serta studi kasus nyata, sehingga membuat suasana kelas lebih dinamis dan interaktif.
- Fleksibilitas Jadwal Kuliah: Keberadaan kelas pagi, siang, dan malam memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyeimbangkan kuliah dengan pekerjaan atau kegiatan pribadi lainnya.
- Fasilitas Perpustakaan: Kondisi perpustakaan yang nyaman dan koleksi buku yang memadai menjadi aspek pendukung lingkungan belajar yang kondusif.
- Kegiatan Non-Akademik: Lomba, workshop, dan seminar yang diadakan universitas memberikan peluang pengembangan keterampilan praktis serta memperluas jejaring sosial mahasiswa.
B. Faktor Penghambat Kepuasan (Kelemahan)
- Koneksi Wi-Fi yang Lambat: Masalah ini menjadi keluhan utama, terutama dalam akses materi pembelajaran daring yang semakin masif digunakan.
- Kerusakan Fasilitas Ruang Kelas: Beberapa ruang kelas mengalami masalah seperti AC yang tidak berfungsi optimal, monitor yang tidak terhubung dengan baik (TV), serta peralatan yang kurang terawat. Respons teknisi juga dinilai lambat.
- Keterbatasan Tempat Parkir: Terutama saat ada acara atau event tertentu di kampus, ketersediaan parkir menjadi sangat terbatas dan mengurangi kenyamanan.
- Layanan Administrasi: Masih terdapat keluhan terkait responsivitas layanan administrasi, khususnya dalam pengurusan pembayaran dan dokumen akademik lainnya.
C. Peluang dan Ancaman (Analisis Eksternal)
- Peluang: Kemajuan teknologi (e-learning, sistem manajemen kampus digital), kerja sama dengan industri dan alumni, dukungan beasiswa dari pemerintah, serta program pertukaran mahasiswa internasional.
- Ancaman: Persaingan antar perguruan tinggi, perubahan regulasi pendidikan, lambatnya adaptasi terhadap tren digital, serta perubahan kebutuhan pasar kerja yang menuntut pembaruan kurikulum.
Ketua tim peneliti, Shofyan Roni, S.E., M.M, menjelaskan:
“Kualitas pengajaran dan fasilitas kampus adalah dua faktor utama yang secara langsung membentuk pengalaman belajar mahasiswa. Meskipun tingkat kepuasan terhadap pengajaran dosen sudah tinggi, masalah infrastruktur seperti Wi-Fi lambat, kerusakan fasilitas kelas, dan parkir yang terbatas harus segera diatasi. Jika tidak, hal ini berpotensi menurunkan kepuasan mahasiswa secara keseluruhan dan memengaruhi daya saing universitas.”
Rekomendasi Strategis
Berdasarkan hasil analisis SWOT, tim peneliti memberikan sejumlah rekomendasi kepada pihak universitas:
- Perbaikan dan Pemeliharaan Rutin Fasilitas Kampus – Terutama ruang kelas, AC, monitor, dan jaringan Wi-Fi, agar proses pembelajaran berjalan lancar dan nyaman.
- Peningkatan Layanan Administrasi Digital – Menerapkan sistem terpadu yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, seperti pengurusan pembayaran dan dokumen akademik secara daring.
- Pengembangan Kegiatan Non-Akademik – Memperluas seminar, pelatihan, lomba, dan program soft skills untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif.
- Adopsi Sistem Pembelajaran Digital Interaktif – Memanfaatkan peluang teknologi dengan e-learning yang lebih adaptif agar sesuai dengan tren pendidikan modern.
- Penyusunan Strategi Jangka Panjang Berbasis SWOT – Memperkuat kekuatan internal (pengajaran dan fasilitas unggulan) serta mengantisipasi ancaman eksternal (perubahan teknologi dan persaingan antar perguruan tinggi).
Publikasi Ilmiah
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Menara Ekonomi, ISSN 2407-8565 (cetak) dan E-ISSN 2579-5295 (elektronik), Volume X Nomor 2, Oktober 2024. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Potensi Utama.
Apresiasi dari Pimpinan Fakultas
Aisyah Azhar Adam, S.E., M.M, selaku Ketua Program Studi Manajemen UPU, menyampaikan apresiasinya:
“Penelitian ini sangat penting karena memberikan gambaran nyata mengenai persepsi mahasiswa terhadap layanan yang telah diberikan. Dengan pendekatan SWOT yang komprehensif, hasil penelitian ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi internal, tetapi juga peta jalan bagi pengambilan kebijakan strategis universitas ke depan. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi yang telah diberikan.”
Dengan adanya penelitian ini, Universitas Potensi Utama terus berupaya meningkatkan kualitas layanan akademik dan non-akademik demi menciptakan lingkungan kampus yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi, serta memastikan kepuasan mahasiswa sebagai indikator utama keberhasilan institusi.