Medan – Universitas Potensi Utama terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan produk lokal melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pada Jumat, 22 Juli 2024, tim dosen dari berbagai disiplin ilmu melaksanakan kegiatan bertajuk “Efektivitas Strategi Marketing Mix Teh Butong terhadap Kesadaran Konsumen.”
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB ini dihadiri oleh staf dan mahasiswa Universitas Potensi Utama. Tim pelaksana PKM terdiri dari para akademisi berpengalaman, yaitu:
- Yuli Arnida Pohan, S.Kom., M.M.
- Nanda Fitria Aulanda, S.E., M.M.
- Syahputra Amri, S.Kom., M.T.
- Tika Nirmala Sari, S.E., M.M.
- serta Aula Nisa sebagai anggota tim.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini dilandasi oleh kebutuhan untuk memperkuat daya saing produk lokal di tengah gempuran produk nasional maupun internasional. Adapun tujuan utama dari PKM ini adalah:
- Menganalisis efektivitas penerapan strategi marketing mix (produk, harga, distribusi, dan promosi) dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) Teh Butong di kalangan konsumen.
- Mendorong penguatan daya saing produk lokal melalui pendekatan pemasaran yang adaptif dan berkelanjutan, sehingga Teh Butong dapat lebih dikenal dan diminati, baik di pasar lokal maupun nasional.
Manfaat Kegiatan
Melalui pengabdian ini, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diaplikasikan secara langsung. Manfaat yang diperoleh antara lain:
- Penambahan wawasan dan keterampilan dalam menyusun strategi pemasaran berbasis marketing mix yang efektif.
- Pengalaman interaksi langsung dengan para pelaku usaha dan pengelola produk, sehingga peserta mampu memahami tantangan nyata di lapangan serta memberikan edukasi yang tepat untuk pengembangan merek.
Pelaksanaan dan Materi
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan partisipatif. Tim dosen menyampaikan materi mengenai konsep dasar bauran pemasaran (marketing mix) serta teknik analisis brand awareness. Para peserta diajak untuk mengkaji studi kasus Teh Butong, sebuah produk lokal yang berpotensi besar namun masih memerlukan strategi pemasaran yang lebih terstruktur.
Kesimpulan dan Dampak
Berdasarkan hasil analisis terhadap pelaksanaan PKM ini, tim pengabdi menyimpulkan dua hal utama:
- Efektivitas marketing mix dalam menciptakan brand awareness pada Teh Butong sangat ditentukan oleh bagaimana perusahaan mengelola empat elemen kunci pemasaran, yaitu:
- Produk (kualitas, kemasan, dan keunikan rasa),
- Harga (keterjangkauan dan nilai tambah),
- Distribusi (ketersediaan di berbagai titik penjualan), serta
- Promosi (strategi komunikasi pemasaran yang tepat sasaran).
- Para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih adaptif dan berkelanjutan untuk produk lokal seperti Teh Butong.
Penutup
Universitas Potensi Utama melalui kegiatan PKM ini berharap dapat terus menjadi mitra strategis bagi pengembangan produk unggulan lokal. Dengan pendekatan ilmiah dan kolaboratif, sinergi antara akademisi dan pelaku usaha diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berbasis pada kearifan lokal dan daya saing pasar.