Medan – Universitas Potensi Utama kembali menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan digital bagi UMKM. Kali ini, tim dosen universitas menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan UMKM Rahul Water melalui Penyusunan Laporan Keuangan Digital dengan Pendekatan Pretest–Posttest. Kegiatan berlangsung pada Senin, 16 Juni 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan dihadiri oleh pelaku UMKM depot air minum isi ulang, khususnya pengelola Rahul Water.
Tim pelaksana PKM dari Universitas Potensi Utama terdiri dari para akademisi berpengalaman, yaitu:
- Dr. Asnahwati, S.E., M.M.
- Muhammad Abrar Kasmin Hutagalung, S.Ag., M.A.
- Alim Murtani, S.H.I., M.A.
- Dhea Fayza
- Nuraissa
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh dua permasalahan utama yang dihadapi mitra UMKM Rahul Water:
- Bagaimana meningkatkan pemahaman mitra dalam menyusun laporan keuangan yang sederhana meskipun telah melakukan pencatatan transaksi secara digital?
- Bagaimana efektivitas pelatihan berbasis praktik langsung dengan pendekatan pretest–posttest dalam meningkatkan literasi keuangan digital mitra UMKM
Adapun tujuan utama dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah:
- Meningkatkan pemahaman mitra dalam menyusun laporan keuangan sederhana (seperti laporan laba rugi dan arus kas) dari data transaksi harian yang sudah dicatat secara digital.
- Menjembatani kesenjangan antara pencatatan transaksi (record keeping) dengan pelaporan keuangan (financial reporting), sehingga informasi keuangan dapat dimanfaatkan untuk evaluasi usaha dan pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai manfaat strategis:
- Meningkatkan kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana dan memanfaatkan informasi keuangan untuk pengambilan keputusan usaha.
- Mendorong terciptanya UMKM yang lebih mandiri, transparan, dan berkontribusi pada peningkatan kapasitas ekonomi lokal.
Kerangka pemecahan masalah pada kegiatan ini diawali dari kondisi UMKM Rahul Water yang telah mencatat transaksi secara digital namun belum mampu menyusunnya menjadi laporan keuangan, sehingga menimbulkan kesenjangan antara pencatatan dan pelaporan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan pendekatan pelatihan berbasis praktik dengan desain pretest–posttest yang diawali observasi dan wawancara guna mengidentifikasi pemahaman mitra, dilanjutkan perancangan modul sesuai kebutuhan nyata, serta pelaksanaan pelatihan dan simulasi penyusunan laporan laba rugi dan arus kas berbasis data aktual. Setelah itu, posttest dilakukan untuk mengukur peningkatan keterampilan sekaligus memastikan transformasi dari sekadar pencatatan menjadi pemanfaatan laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan, sehingga mitra memperoleh literasi keuangan digital yang lebih baik, kemandirian dalam pengelolaan usaha, dan peningkatan daya saing bisnis secara berkelanjutan.
Berdasarkan wawancara, tanya jawab, serta pengamatan langsung selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung, diperoleh hasil sebagai berikut:
1. Hasil Pretest
Hasil pretest yang dilakukan melalui wawancara kualitatif menunjukkan bahwa:
- Mitra sudah memisahkan keuangan pribadi dan usaha secara konsisten.
- Mitra sudah terbiasa mencatat transaksi harian menggunakan aplikasi digital.
- Mitra belum memahami struktur laporan keuangan dan belum pernah menyusun laporan laba rugi atau arus kas.
2. Hasil Posttest
Setelah pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, hasil posttest menunjukkan bahwa mitra mampu:
- Mengklasifikasikan transaksi ke dalam kategori pendapatan, biaya operasional, dan biaya investasi.
- Menyusun laporan laba rugi bulanan secara digital berbasis data transaksi aktual.
- Menginterpretasikan laporan keuangan untuk mengevaluasi efisiensi usaha.
- Menunjukkan sikap reflektif dan inisiatif dalam pengambilan keputusan berbasis informasi keuangan.
3. Dampak Perubahan Perilaku
Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga perubahan perilaku mitra dalam memanfaatkan laporan keuangan untuk merencanakan pembelanjaan, mengatur arus kas, dan mempertimbangkan pengembangan usaha.
Berdasarkan hasil analisis kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, tim PKM Universitas Potensi Utama menyimpulkan sebagai berikut:
- Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan terhadap UMKM Rahul Water menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dengan pendekatan pretest–posttest mampu meningkatkan kemampuan mitra dalam memahami, menyusun, dan memanfaatkan laporan keuangan sebagai alat pengambilan keputusan usaha. Meskipun mitra telah melakukan pencatatan transaksi secara digital sebelum pelatihan, belum adanya pemahaman tentang struktur laporan keuangan membuat informasi tersebut tidak termanfaatkan secara optimal.
- Mitra mampu menyusun laporan laba rugi secara mandiri, memahami arus kas, serta mengevaluasi efisiensi pengeluaran usaha. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya kepercayaan diri mitra dalam mengelola keuangan usaha secara lebih profesional dan transparan.
Universitas Potensi Utama berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM dalam meningkatkan literasi keuangan digital. Melalui pendekatan pelatihan yang terstruktur dan berbasis praktik langsung, diharapkan UMKM seperti Rahul Water dapat semakin mandiri, transparan, dan kompetitif dalam mengelola usaha serta berkontribusi pada peningkatan kapasitas ekonomi lokal.