Medan – Tim peneliti dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Potensi Utama berhasil menyelesaikan penelitian berjudul "Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia (MTKI) Cabang Medan Belawan." Penelitian ini diketuai oleh mahasiswa Dita Amelia Berutu (NIM 1944000001) bersama dosen pembimbing Taufiq Risal, S.T., M.M.
Penelitian yang berlangsung selama 6 bulan pada tahun 2023 ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang optimal di tengah era persaingan bisnis yang semakin kompetitif. SDM merupakan aset penting dalam organisasi karena memiliki akal, perasaan, keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas yang tidak hanya mendukung pencapaian target perusahaan tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan dan pengembangan organisasi secara berkelanjutan.
PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia (MTKI) adalah perusahaan yang menyediakan layanan penyimpanan kontainer kosong, pembersihan, pencucian, perawatan dan perbaikan, container reefer, portacamp, penjualan unit kontainer, persewaan kontainer, lapangan penumpukan muatan kontainer, serta persewaan genset untuk container reefer.
Namun, berdasarkan observasi awal, ditemukan sejumlah permasalahan di lapangan. Beberapa kondisi lingkungan kerja di PT. MTKI belum memenuhi standar kenyamanan kerja, seperti pencahayaan yang tidak memadai, tingkat kebisingan yang tinggi, sirkulasi udara yang buruk, hingga ruang gerak yang terbatas. Sementara itu, tingkat disiplin kerja juga dikategorikan kurang baik, tercermin dari data keterlambatan karyawan yang terus meningkat dari bulan Desember (13 orang), Januari (7 orang), Februari (13 orang), Maret (20 orang), April (22 orang), hingga Mei (23 orang).
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi seluruh karyawan PT. MTKI Cabang Medan yang berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling (penelitian populasi), di mana seluruh karyawan dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan temuan yang sangat penting bagi manajemen perusahaan:
- Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t-hitung (3,762) > t-tabel (2,018) dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05. Hal ini membuktikan bahwa semakin baik lingkungan kerja, semakin tinggi kinerja karyawan.
- Disiplin kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t-hitung (0,534) < t-tabel (2,018). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor kedisiplinan belum menjadi pendorong utama peningkatan kinerja di perusahaan tersebut.
- Secara simultan (bersama-sama), lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F-hitung (11,348) > F-tabel (2,44).
Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,592 atau 59,2% menunjukkan hubungan yang erat antara lingkungan kerja dan disiplin kerja dengan kinerja karyawan. Sementara itu, nilai Adjusted R Square sebesar 0,320 atau 32,0% berarti bahwa faktor lingkungan kerja dan disiplin kerja mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 32%, sedangkan sisanya 68% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti seperti motivasi, pelatihan, kepemimpinan, dan kompensasi.
"Lingkungan kerja terbukti menjadi faktor yang sangat menentukan kinerja karyawan di PT. MTKI. Pencahayaan yang tidak memadai, kebisingan tinggi, sirkulasi udara buruk, dan ruang gerak terbatas berdampak langsung pada kenyamanan dan produktivitas kerja. Perusahaan harus segera membenahi aspek fisik lingkungan kerja agar karyawan dapat bekerja secara maksimal," ujar Taufiq Risal, dosen pembimbing sekaligus anggota tim peneliti.
Lebih lanjut, penelitian ini juga mengungkap bahwa lingkungan kerja yang kondusif tidak hanya memfasilitasi karyawan untuk bekerja lebih efektif, tetapi juga menciptakan loyalitas dan keterikatan terhadap organisasi. Sebaliknya, lingkungan kerja yang kurang kondusif menyebabkan karyawan mudah sakit, stres, dan kehilangan konsentrasi.
Sementara itu, temuan bahwa disiplin kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja menjadi catatan penting bagi manajemen. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem kedisiplinan yang diterapkan saat ini belum efektif dalam mendorong peningkatan kinerja. Faktor-faktor seperti ketepatan waktu masuk kerja, kepatuhan terhadap peraturan, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, dan tanggung jawab terhadap hasil kerja perlu dievaluasi ulang.
Berdasarkan temuan tersebut, tim peneliti merekomendasikan:
- Peningkatan perhatian serius terhadap aspek lingkungan kerja, baik fisik maupun non-fisik. Perusahaan perlu memperbaiki pencahayaan, mengurangi kebisingan, meningkatkan sirkulasi udara, serta menata ulang ruang kerja agar lebih nyaman dan kondusif.
- Penumbuhan budaya kerja disiplin melalui kebijakan dan mekanisme pengawasan yang konsisten, pemberian sanksi yang tegas namun adil, serta program penghargaan bagi karyawan yang menunjukkan kedisiplinan tinggi.
- Evaluasi ulang sistem disiplin kerja yang ada, mengingat temuan penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja secara parsial belum berpengaruh signifikan terhadap kinerja.
"Kinerja karyawan adalah tolok ukur utama keberhasilan organisasi. Jika kinerja dapat dikelola dengan baik, maka keberhasilan akan berpengaruh terhadap pencapaian perusahaan. Lingkungan kerja yang nyaman adalah fondasi awal untuk menciptakan kinerja yang optimal," tegas Dita Amelia Berutu, ketua tim peneliti.
Penelitian ini sejalan dengan pendapat para ahli yang menyatakan bahwa lingkungan kerja yang tidak kondusif seperti ruangan yang panas, minim pencahayaan, kurang ventilasi, dan kebisingan tinggi akan menyebabkan stres, kehilangan konsentrasi, hingga menurunnya semangat kerja. Sebaliknya, lingkungan kerja yang sehat dan terorganisir akan menciptakan kepuasan kerja yang lebih baik.
Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan masukan berharga bagi manajemen PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia Cabang Medan Belawan dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan melalui perbaikan lingkungan kerja dan penguatan sistem disiplin kerja yang lebih efektif.
Kontak:
Taufiq Risal, S.T., M.M
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Potensi Utama
#UniversitasPotensiUtama #PenelitianDosen #PenelitianMahasiswa #ManajemenSDM #LingkunganKerja #DisiplinKerja #KinerjaKaryawan #PTMTKI