Medan – Tim peneliti dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Potensi Utama, baru saja menyelesaikan sebuah studi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan. Penelitian yang berlangsung selama 6 bulan pada tahun 2022 ini mengkaji secara ilmiah pengaruh motivasi, loyalitas, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas tenaga medis dan non-medis di rumah sakit tersebut.
Tim peneliti diketuai oleh mahasiswa, Tania Eka Putri Sinaga, bersama anggota peneliti, Yuli Arnida Pohan, S.Kom., M.M., selaku dosen Program Studi Manajemen. Penelitian yang dibiayai oleh pendanaan internal Universitas Potensi Utama sebesar Rp11.000.000 ini dilatarbelakangi oleh fenomena di mana kinerja karyawan RSU Mitra Medika dinilai belum maksimal dalam mencapai target rumah sakit.
"Kinerja karyawan adalah tulang punggung pelayanan kesehatan. Kami menemukan indikasi bahwa kurangnya semangat kerja, loyalitas antar karyawan, serta lingkungan kerja yang kurang mendukung menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kami ingin membuktikan secara ilmiah seberapa besar pengaruh ketiga faktor ini," ujar Yuli Arnida Pohan dalam keterangannya.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 299 karyawan. Melalui rumus Slovin, tim peneliti menarik sampel sebanyak 75 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan model regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 22.
Hasil Penelitian yang Signifikan
Hasil penelitian menunjukkan temuan yang sangat signifikan. Secara simultan (bersama-sama), variabel motivasi kerja, loyalitas, dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 65,782 yang jauh lebih besar dari Ftabel, dengan tingkat signifikansi 0,000.
Lebih lanjut, secara parsial (individu), ketiga variabel tersebut juga menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan:
- Loyalitas kerja memiliki pengaruh paling besar terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung 4,271.
- Lingkungan kerja berada di urutan kedua dengan thitung 3,377.
- Motivasi kerja juga berpengaruh signifikan dengan thitung 2,387.
Yang menarik, penelitian ini menghasilkan persamaan regresi: Y = 9,896 + 0,231X1 + 0,303X2 + 0,253X3. Artinya, jika terjadi peningkatan loyalitas kerja sebesar 1 satuan, maka kinerja karyawan akan meningkat sebesar 30,3%, menjadikannya faktor paling dominan.
72,4% Kinerja Dipengaruhi oleh Ketiga Faktor
Salah satu temuan kunci adalah nilai Adjusted R Square sebesar 0,724. Angka ini berarti bahwa 72,4% variasi kinerja karyawan RSU Mitra Medika Medan dapat dijelaskan oleh motivasi kerja, loyalitas, dan lingkungan kerja. Sementara sisanya sebesar 27,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian, seperti gaya kepemimpinan, sistem penggajian, atau budaya organisasi.
Rekomendasi untuk Manajemen Rumah Sakit
Berdasarkan temuan ini, tim peneliti memberikan sejumlah rekomendasi strategis bagi manajemen RSU Mitra Medika Medan:
- Peningkatan Motivasi: Mengembangkan program penghargaan berbasis kinerja (reward system), insentif, serta pelatihan pengembangan karier.
- Penguatan Loyalitas: Menciptakan hubungan kerja yang harmonis, memberikan rasa aman dalam pekerjaan, kejelasan jenjang karier, serta jaminan sosial yang memadai.
- Perbaikan Lingkungan Kerja: Memperbaiki sarana prasarana yang rusak (seperti sepatu pengaman dan jas hujan), serta meningkatkan kualitas pencahayaan, sirkulasi udara, dan pengendalian kebisingan.
"Kami berharap hasil penelitian ini bisa menjadi bahan evaluasi dan masukan berharga bagi manajemen rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui optimalisasi kinerja karyawannya," tutup Yuli Arnida Pohan.
Luaran dari penelitian ini telah berhasil dipublikasikan dalam Jurnal Widya pada bulan Oktober 2023, menambah khazanah keilmuan di bidang manajemen sumber daya manusia, khususnya di sektor pelayanan kesehatan.