Medan – Di tengah ketatnya persaingan global di berbagai sektor industri di Indonesia, perusahaan dituntut untuk memiliki strategi manajerial yang efektif agar dapat mempertahankan keberlangsungan usaha. Persaingan yang dipicu oleh globalisasi, kemajuan teknologi, dan adopsi inovasi baru dalam pengelolaan informasi menjadikan kinerja manajerial sebagai faktor krusial dalam pencapaian tujuan perusahaan.
Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Potensi Utama, melakukan penelitian mendalam mengenai pengaruh sistem pengendalian manajemen, profitabilitas, dan pertumbuhan laba terhadap kinerja manajerial pada sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penelitian yang berlangsung selama 6 bulan pada tahun 2023 ini diketuai oleh Rini Wahyuni Hutasoit (mahasiswa), bersama anggota tim Haervi Yunira, S.E., M.Ak. dan Ananda Fitriani Dewi, S.E., M.M. , dosen Program Studi Manajemen. Dengan anggaran penelitian sebesar Rp11.800.000 dari pendanaan internal Universitas Potensi Utama, tim berhasil mengungkap temuan penting tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja manajerial.
Latar Belakang dan Permasalahan
Dalam proses implementasinya, manajemen harus mampu melakukan tugasnya secara efektif, sehingga diperlukan strategi sebagai tolak ukur pencapaian perusahaan. Komunikasi antara atasan dan bawahan sangat diperlukan. Seluruh karyawan yang berkomitmen harus bekerja keras untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan.
Namun, pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI, masih ditemukan permasalahan seperti kurangnya kepemimpinan dari supervisor atau kepala departemen, kurangnya motivasi, dan keterbatasan sumber daya manusia yang memengaruhi efektivitas sistem pengendalian manajemen. Selain itu, data menunjukkan bahwa rata-rata Return On Assets (ROA) pada perusahaan sub sektor ini mengalami fluktuasi dan cenderung menurun setelah tahun 2017, mengindikasikan adanya masalah dalam optimalisasi aset untuk menghasilkan laba.
"Perusahaan mampu bersaing dan mempertahankan keberlanjutannya jika mampu merespons ancaman dan peluang dengan merancang dan menggunakan strategi serta sistem pengendalian yang unggul. Manajemen juga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan dalam pengelolaan dan operasional bisnis sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai," ujar Ananda Fitriani Dewi, anggota tim peneliti.
Metodologi Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif yang bertujuan mengetahui hubungan antar variabel. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan tahunan periode 2017-2021 dari perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI, yang diakses melalui situs resmi
www.idx.co.id.
Populasi penelitian adalah 26 perusahaan pada sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 7 perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan secara konsisten selama periode 2017-2021, sehingga total sampel penelitian berjumlah 80 data.
Variabel yang diteliti meliputi:
- Sistem Pengendalian Manajemen (X1) – Prosedur dan sistem formal yang menggunakan informasi untuk mencapai atau mengubah pola aktivitas organisasi.
- Profitabilitas (X2) – Rasio yang menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, diukur dengan Return On Assets (ROA).
- Pertumbuhan Laba (X3) – Persentase kenaikan atau penurunan laba yang diterima perusahaan dari periode ke periode.
- Kinerja Manajerial (Y) – Hasil kerja yang dicapai seseorang dalam pekerjaan manajerial meliputi perencanaan, penelitian, koordinasi, evaluasi, pengawasan, pengelolaan personalia, negosiasi, dan representasi.
Hasil Uji Instrumen dan Analisis Statistik Deskriptif
Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov setelah penghapusan 10 data outlier menghasilkan nilai signifikansi 0,200 > 0,05, artinya data residual berdistribusi normal. Uji multikolinearitas menunjukkan nilai tolerance > 0,10 dan VIF < 10, sehingga tidak terjadi korelasi berlebihan antar variabel bebas.
Analisis statistik deskriptif menunjukkan:
- Sistem Pengendalian Manajemen (rata-rata 3,600 dari skala 1-4) – kategori tinggi
- Profitabilitas (rata-rata 0,6456) – fluktuatif dengan standar deviasi tinggi (1,318)
- Pertumbuhan Laba (rata-rata 2,1566) – variasi antar perusahaan cukup besar (standar deviasi 2,148)
- Kinerja Manajerial (rata-rata 7,425 dari skala 4-8) – kategori sangat baik
Hasil Analisis Regresi Linear Berganda
Persamaan regresi yang diperoleh: Y = 2,212 + 0,053X1 + 0,005X2 + 0,283X3 + e
Interpretasi:
- Sistem Pengendalian Manajemen (X1) memiliki koefisien regresi 0,053
- Profitabilitas (X2) memiliki koefisien regresi 0,005 (paling kecil)
- Pertumbuhan Laba (X3) memiliki koefisien regresi 0,283 (paling dominan)
Berdasarkan nilai koefisien regresi, diketahui bahwa pertumbuhan laba merupakan variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja manajerial, yaitu sebesar 28,3%.
Uji Hipotesis (Uji Parsial/Uji-t)
VariabelthitungttabelSignifikansiKesimpulanSistem Pengendalian Manajemen | 5,185 | 1,66 | 0,000 < 0,05 | Berpengaruh Signifikan
Profitabilitas | 0,352 | 1,66 | 0,726 > 0,05 | Tidak Berpengaruh Signifikan
Pertumbuhan Laba | -3,475 | 1,66 | 0,001 < 0,05 | Berpengaruh Signifikan
Penjelasan:
- Sistem Pengendalian Manajemen – thitung 5,185 > ttabel 1,66 dengan signifikansi 0,000. Hipotesis H1 diterima: sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial.
- Profitabilitas – thitung 0,352 < ttabel 1,66 dengan signifikansi 0,726. Hipotesis H2 ditolak: profitabilitas tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial.
- Pertumbuhan Laba – thitung -3,475 > ttabel 1,66 dengan signifikansi 0,001. Hipotesis H3 diterima: pertumbuhan laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial.
Uji Simultan (Uji-F)
Uji-F menghasilkan Fhitung 19,994 > Ftabel 2,49 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya, secara bersama-sama (simultan) sistem pengendalian manajemen, profitabilitas, dan pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial perusahaan sub sektor makanan dan minuman.
Koefisien Determinasi (Adjusted R Square)
Nilai R Square sebesar 0,441 atau 44,1% – artinya kinerja manajerial (variabel dependen) mampu dijelaskan oleh sistem pengendalian manajemen, profitabilitas, dan pertumbuhan laba sebesar 44,1%. Sisanya sebesar 55,9% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti rasio aktivitas lainnya, gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan faktor eksternal lainnya.
Kesimpulan Penelitian
- Sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. Semakin baik sistem pengendalian manajemen yang diterapkan perusahaan, semakin meningkat kinerja manajerial yang dihasilkan.
- Profitabilitas tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. Hal ini mengindikasikan bahwa tinggi rendahnya profitabilitas perusahaan tidak serta-merta mempengaruhi efektivitas manajer dalam menjalankan fungsi manajerial.
- Pertumbuhan laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. Pertumbuhan laba yang positif menunjukkan prospek baik bagi perusahaan dan menjadi pendorong bagi manajer untuk bekerja lebih efektif.
- Secara simultan, sistem pengendalian manajemen, profitabilitas, dan pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial.
Rekomendasi Strategis
Berdasarkan temuan penelitian, tim peneliti memberikan sejumlah rekomendasi:
- Bagi Perusahaan – Perlu adanya sistem pengendalian manajemen dan proses pengendalian manajemen yang baik agar perusahaan dapat lebih mudah mengatur dan menyusun strategi yang tepat dalam mengembangkan perusahaan.
- Bagi Manajemen Perusahaan – Hendaknya dapat mengelola perputaran profitabilitas secara baik dan efisien agar perusahaan mampu menjaga nilai perusahaan agar senantiasa meningkat untuk menarik investor menanamkan modalnya.
- Bagi Investor dan Pengguna Informasi Keuangan – Perlu memperhatikan ketiga variabel tersebut, khususnya sistem pengendalian manajemen dan pertumbuhan laba, untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dasar dalam pengambilan keputusan berinvestasi.
Luaran Penelitian
Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Jurnal Widya Volume 5, Nomor 1, April 2024 (P-ISSN: 2746-5411, E-ISSN: 2807-5528), jurnal nasional yang dikelola oleh AMIK Widyaloka.
Tentang Universitas Potensi Utama
Penelitian ini merupakan wujud komitmen Universitas Potensi Utama dalam mendorong riset-riset di bidang manajemen keuangan dan akuntansi manajerial. Kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam penelitian ini menjadi bukti nyata sinergi akademik yang produktif di lingkungan Universitas Potensi Utama.