Medan – Tim peneliti dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Potensi Utama berhasil menyelesaikan penelitian berjudul
"Peran Entrepreneurial Orientation dan Social Media Marketing Terhadap Peningkatan Strategi Bersaing (UMKM) Coffee Shop pada Era Modern Customer di Kota Medan." Penelitian yang didanai oleh Hibah DRTPM BIMA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dipimpin oleh Ari Prabowo, S.E.,
M.Si, bersama anggota tim Taufiq Risal, S.T., M.M.
Penelitian yang berlangsung selama 6 bulan pada tahun 2023 ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan pesat industri kopi di Indonesia. Berdasarkan data International Coffee Organization (ICO), tingkat konsumsi kopi di Indonesia meningkat 44% dalam satu dekade terakhir, dengan jumlah kedai kopi tumbuh dari 1.000-an pada 2016 menjadi 3.950-an pada 2020. Euromonitor juga melaporkan volume penjualan kopi siap minum mencapai 225 juta liter pada 2022. Namun, di tengah peluang besar tersebut, masih banyak pelaku UMKM coffee shop di Kota Medan yang belum optimal dalam menerapkan orientasi kewirausahaan dan pemasaran melalui media sosial.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) terhadap 30 pelaku UMKM coffee shop di Kota Medan. Responden dipilih secara purposive sampling dengan standarisasi seimbang (apple to apple) mulai dari konsep, bentuk bangunan, hingga tingkat keuntungan.
Hasil penelitian menunjukkan temuan yang sangat menarik. Entrepreneurial orientation (orientasi kewirausahaan) secara langsung tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen (T-value 1,657 < t-tabel 1,70), namun social media marketing terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (T-value 2,714 > 1,70). Temuan ini mengindikasikan bahwa di era modern customer saat ini, konsumen lebih responsif terhadap promosi dan interaksi di media sosial dibandingkan semata-mata mengandalkan jiwa kewirausahaan pemilik usaha.
Yang tidak kalah penting, entrepreneurial orientation justru berpengaruh signifikan terhadap strategi bersaing (T-value 3,592), demikian pula social media marketing (T-value 3,185), dan keputusan pembelian konsumen juga berpengaruh signifikan terhadap strategi bersaing (T-value 12,343). Secara tidak langsung, social media marketing juga terbukti berpengaruh terhadap strategi bersaing melalui keputusan pembelian konsumen (T-value 3,058).
"Temuan paling menarik adalah bahwa orientasi kewirausahaan tidak serta-merta mendorong konsumen untuk membeli. Namun, ketika dikombinasikan dengan strategi bersaing yang tepat, orientasi kewirausahaan menjadi sangat penting. Sementara itu, social media marketing justru menjadi pintu utama yang secara langsung memengaruhi keputusan pembelian konsumen," ujar Ari Prabowo, ketua tim peneliti.
Penelitian ini juga mengungkap profil responden yang menarik: mayoritas pemilik coffee shop di Kota Medan berjenis kelamin laki-laki (63,3%), berusia 31-41 tahun (60,0%), memiliki pendapatan per bulan di atas Rp20 juta (60,0%), dan berpendidikan terakhir sarjana (53,3%). Model penelitian menunjukkan kemampuan menjelaskan variabel keputusan pembelian sebesar 40% (R-Square 0,400) dan variabel strategi bersaing sebesar 95,5% (R-Square 0,955), yang berarti hampir seluruh variasi strategi bersaing dapat dijelaskan oleh orientasi kewirausahaan, social media marketing, dan keputusan pembelian.
Berdasarkan temuan tersebut, tim peneliti merekomendasikan beberapa langkah strategis bagi pelaku UMKM coffee shop di Kota Medan:
- Meningkatkan komitmen dalam berbisnis dengan menerapkan perencanaan strategis berdasarkan evaluasi pengalaman bisnis sebelumnya.
- Mengasah jiwa kreativitas dalam membaca dan mengelola peluang bisnis.
- Membangun hubungan responsif dengan konsumen melalui fast response terhadap segala jenis review (positif maupun negatif) di media sosial.
- Menciptakan konten promosi yang menarik dengan kombinasi tren viral dan promosi bisnis.
- Menampilkan menu best seller di halaman awal disertai gambar yang sesuai dengan aslinya.
- Menerapkan strategi bersaing ideal secara bertahap setiap minggu, mulai dari proses promosi, tampilan promosi, hingga perubahan servicescape.
"Penelitian ini membuktikan bahwa di era modern customer, media sosial bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi ujung tombak dalam membangun keputusan pembelian konsumen dan strategi bersaing. UMKM coffee shop yang ingin bertahan dan berkembang wajib mengoptimalkan social media marketing mereka," tegas Taufiq Risal, anggota tim peneliti.
Penelitian ini memiliki keterbatasan pada sampel yang hanya mencakup UMKM coffee shop di Kota Medan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas populasi pada jenis UMKM lainnya serta menambahkan variabel pendukung untuk menilai kelayakan strategi bersaing dan kepuasan pembelian konsumen secara lebih komprehensif.
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Menara Ekonomi Volume IX No. 1 Oktober 2023 dan diharapkan menjadi rujukan bagi pelaku UMKM coffee shop, akademisi, serta pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi penguatan daya saing berbasis digital di era modern.