Medan, Universitas Potensi Utama – Di era transformasi digital, sektor kesehatan dituntut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satu aspek krusial yang kerap menjadi kendala di layanan kesehatan skala kecil adalah sistem pencatatan data pasien yang masih manual, rentan kesalahan, dan tidak efisien. Menjawab tantangan tersebut, tim dosen Universitas Potensi Utama (UPU) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa "Implementasi Manajemen Rekam Medis Digital dalam Pengabdian kepada Masyarakat di Layanan Kesehatan Gigi dan Mulut" pada Rabu (18/12/2024).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh para tenaga medis dan staf administrasi dari klinik gigi dan mulut mitra. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang dirancang secara praktis dan aplikatif.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari tujuh dosen UPU yang memiliki kompetensi lintas disiplin, yaitu Muhammad Sadikin, S.Kom., M.Kom; Dini Ridha Dwiki Putri, S.Kom., M.Kom; Arbana Syamanta, S.Psi., M.Psi; Ina Liswanty, S.E., M.Ak; Emi Masyitah, S.Pd., M.Ak; Rini Oktari Batubara, S.Kom., M.Kom; serta Editaria Waoma.
Rumusan Masalah dan Tujuan Kegiatan
Ketua tim pelaksana, Muhammad Sadikin, menjelaskan bahwa kegiatan ini didasari oleh dua rumusan masalah utama. "Pertama, bagaimana kondisi sistem pencatatan dan pengelolaan data pasien pada layanan kesehatan gigi dan mulut yang masih menggunakan metode manual. Kedua, bagaimana proses implementasi sistem manajemen rekam medis digital dapat diterapkan di klinik gigi dan mulut mitra kegiatan," ujarnya.
Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memiliki dua tujuan strategis. Pertama, menerapkan sistem manajemen rekam medis digital pada layanan kesehatan gigi dan mulut guna menggantikan sistem pencatatan manual yang kurang efisien. Kedua, meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga medis dalam mengoperasikan sistem digital melalui pelatihan dan pendampingan langsung.
Materi dan Metode Pelaksanaan
Materi pokok yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah sistem manajemen rekam medis digital. Tim pengabdi memberikan pelatihan intensif mengenai cara pengoperasian sistem, mulai dari pendaftaran pasien, pencatatan riwayat kesehatan, hasil pemeriksaan, diagnosa, hingga tindakan medis yang diberikan. Seluruh proses dilakukan secara digital sehingga data tersimpan rapi, aman, dan mudah diakses kembali.
Selain pelatihan, tim juga melakukan pendampingan langsung (on-site assistance) kepada tenaga medis dan staf administrasi dalam mengimplementasikan sistem tersebut ke dalam operasional sehari-hari klinik. Pendekatan ini memastikan bahwa transfer pengetahuan berlangsung efektif dan sistem benar-benar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Manfaat Kegiatan
Dari kegiatan ini, mitra memperoleh dua manfaat utama. Pertama, terbantunya peningkatan efisiensi dan efektivitas proses administrasi melalui penerapan sistem manajemen rekam medis digital. Kedua, diperolehnya pemahaman dan keterampilan baru dalam penggunaan teknologi informasi di bidang kesehatan, yang selama ini menjadi kendala utama dalam digitalisasi layanan.
Hasil dan Dampak Implementasi
Berdasarkan hasil analisis kegiatan, dampak dari perubahan ini dirasakan langsung oleh petugas klinik maupun pasien. Para petugas melaporkan adanya peningkatan efisiensi yang signifikan dalam pengelolaan administrasi. "Dengan sistem digital, kami tidak lagi sibuk mencari berkas pasien yang menumpuk atau khawatir data hilang. Waktu yang tersedia kini bisa lebih difokuskan pada pelayanan medis," ujar salah satu tenaga medis peserta kegiatan.
Lebih dari itu, keberadaan sistem rekam medis digital juga memudahkan proses pelaporan dan evaluasi internal klinik. Data yang tersimpan secara terstruktur dapat digunakan untuk berbagai keperluan strategis, seperti analisis tren kesehatan pasien, pemantauan kasus penyakit gigi dan mulut yang sering muncul, hingga perencanaan pengembangan layanan ke depan.
Tim pengabdi menambahkan bahwa hal ini memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi pengelola klinik dalam mengoptimalkan manajemen dan perencanaan strategis. Klinik kini tidak hanya lebih rapi secara administratif, tetapi juga lebih siap dalam mengambil keputusan berbasis data.
Komitmen UPU dalam Digitalisasi Kesehatan
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Potensi Utama dalam mendukung transformasi digital di sektor kesehatan, khususnya pada layanan primer seperti klinik gigi dan mulut. Melalui pengabdian kepada masyarakat, UPU tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga memberdayakan tenaga medis dengan keterampilan teknologi informasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan keberhasilan implementasi ini, diharapkan sistem rekam medis digital dapat terus digunakan dan dikembangkan lebih lanjut oleh klinik mitra, serta menjadi model bagi layanan kesehatan gigi dan mulut lainnya di wilayah Medan dan sekitarnya.
Tentang Universitas Potensi Utama
Universitas Potensi Utama (UPU) adalah institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masyarakat melalui inovasi dan pengabdian berbasis ilmu pengetahuan.