Medan, Universitas Potensi Utama – Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sektor kuliner terus dituntut untuk beradaptasi dengan era digital agar tetap kompetitif. Namun, tidak sedikit pelaku usaha yang masih mengalami kendala dalam mengadopsi teknologi informasi untuk mendukung proses penjualan dan pengelolaan transaksi. Menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen Universitas Potensi Utama (UPU) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Implementasi Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Strategi Penjualan pada UKM Driply Coffee Berbasis Online" pada Senin, 15 Juli 2024.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh para pengelola UKM Driply Coffee. Para mitra tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan yang dirancang secara praktis dan aplikatif.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari tiga dosen UPU yang kompeten di bidang teknologi informasi, yaitu Linda Wahyuni, S.Kom., M.Kom; Hardianto, S.Kom., M.Kom; Prof. Dr. Rika Rosnelly, S.Kom., M.Kom; serta didukung oleh Achmad Syahrian dan Diky Rahmadi.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Ketua tim pelaksana, Linda Wahyuni, menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini memiliki dua tujuan utama. "Pertama, mengimplementasikan aplikasi penjualan berbasis online pada UKM Driply Coffee guna mempermudah proses pemesanan, transaksi, dan penyampaian informasi produk kepada pelanggan secara lebih efektif dan terstruktur. Kedua, meningkatkan kemampuan mitra dalam memanfaatkan teknologi informasi melalui pendampingan dan pelatihan penggunaan aplikasi, sehingga mitra dapat mengoptimalkan strategi pemasaran serta meningkatkan kualitas layanan dan daya saing usaha," ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini memberikan dua manfaat strategis bagi mitra. Pertama, mitra memperoleh kemudahan dalam proses penjualan dan pengelolaan transaksi melalui penggunaan aplikasi berbasis web yang mampu menampilkan menu, mencatat pemesanan, serta menghasilkan laporan penjualan yang sebelumnya belum tersedia. Kedua, peserta PKM (mitra dan tim) mendapatkan peningkatan wawasan dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi informasi, sehingga dapat menerapkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan digital di sektor UKM.
Metode Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyampaian materi langsung yang dilanjutkan dengan pendampingan praktik penggunaan aplikasi. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan kepada tim pelaksana setelah materi dan pelatihan disampaikan. Pendekatan interaktif ini memastikan bahwa mitra tidak hanya memahami konsep, tetapi juga benar-benar mampu mengoperasikan aplikasi yang telah diimplementasikan.
Hasil Kegiatan
Berdasarkan wawancara, tanya jawab, serta pengamatan langsung selama kegiatan pengabdian berlangsung, tim pengabdi mencatat tiga hasil utama yang sangat membanggakan.
Pertama, terbentuknya aplikasi penjualan berbasis web yang memungkinkan pelanggan melakukan login, melihat menu minuman dan makanan secara lengkap, serta melakukan transaksi secara online dengan lebih mudah. Aplikasi ini menjadi solusi digital yang sebelumnya belum dimiliki oleh Driply Coffee.
Kedua, tersedianya fitur laporan penjualan yang sebelumnya tidak ada, sehingga mitra dapat memantau transaksi dan perkembangan usahanya secara lebih terstruktur dan efisien. Fitur ini membantu pengelola UKM dalam mengambil keputusan bisnis berdasarkan data yang akurat dan real-time.
Ketiga, mitra mampu menggunakan aplikasi hasil implementasi, yang dibuktikan melalui uji coba dan pendampingan lapangan. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman dan kesiapan mitra dalam memanfaatkan teknologi untuk strategi penjualan.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan tiga hal penting. Pertama, pelanggan dan mitra kini dapat melakukan pemesanan minuman dan makanan secara online di Driply Coffee, yang mempermudah kedua belah pihak dalam melakukan transaksi penjualan.
Kedua, terjalin kerja sama yang baik antara mitra dan tim pelaksana, sehingga kedua belah pihak meraih keuntungan yang diinginkan. Mitra mendapatkan solusi teknologi, sementara tim pengabdi berhasil mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara nyata di masyarakat.
Ketiga, kegiatan ini memungkinkan mitra untuk mengevaluasi sistem pemasaran yang ada sehingga mengetahui perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk sistem yang telah diimplementasikan. Evaluasi berkelanjutan ini menjadi fondasi bagi pengembangan sistem yang lebih baik di masa mendatang.
Komitmen UPU dalam Digitalisasi UKM
Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Potensi Utama membuktikan komitmennya dalam mendukung transformasi digital bagi Usaha Kecil dan Menengah. UPU tidak hanya berperan dalam pendidikan formal, tetapi juga aktif menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha dalam mengadopsi teknologi informasi. Dengan implementasi aplikasi penjualan berbasis web ini, diharapkan UKM Driply Coffee dapat meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.