Medan, Universitas Potensi Utama – Masjid memiliki peran yang sangat strategis tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi, sosial, dan pendidikan bagi umat. Agar berbagai program dan kegiatan masjid dapat berjalan optimal, pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional menjadi sebuah keharusan. Menjawab kebutuhan tersebut, tim dosen Universitas Potensi Utama (UPU) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Pemahaman Mengenai Pengelolaan Manajemen Keuangan Masjid Al-Ikhlas Blok VI Griya Martubung" pada Sabtu, 23 Januari 2021.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini dihadiri oleh 8 anggota Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Al-Ikhlas. Para peserta tampak serius dan antusias mengikuti seluruh rangkaian pendampingan yang dirancang secara praktis dan aplikatif.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Ridho Gilang Adiko; Siti Aisyah, S.Pd., M.Ak; Purwita Sari, S.Pd., M.Ak; Irine Ika Wardhani, S.E., M.Ak; Ratih Anggraini Siregar, S.E., M.Ak; serta didukung oleh Nurul Dwi Insani dan Elisabet Giawa.
Tujuan Kegiatan
Ketua tim pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini memiliki dua tujuan utama. "Pertama, meningkatkan pemahaman pengurus masjid mengenai konsep manajemen keuangan yang efektif, transparan, dan akuntabel sebagai dasar dalam mengelola dana umat secara profesional. Kedua, mewujudkan tata kelola keuangan masjid yang lebih modern, transparan, dan sesuai prinsip amanah, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan jamaah dan memperkuat keberlanjutan pembangunan masjid," ujarnya.
Manfaat Kegiatan
Kegiatan ini memberikan dua manfaat strategis bagi pengurus Masjid Al-Ikhlas. Pertama, meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus masjid dalam mengelola keuangan secara transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan, sehingga tata kelola masjid menjadi lebih profesional dan dapat dipercaya oleh jamaah.
Kedua, mendukung optimalisasi pemanfaatan dana masjid baik untuk kebutuhan operasional maupun pemberdayaan umat, sehingga pengelolaan keuangan masjid dapat memberikan dampak nyata bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Materi dan Metode Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyampaian materi tentang manajemen keuangan masjid. Tim pengabdi memberikan paparan komprehensif mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan yang efektif, pencatatan yang sistematis, penyusunan laporan keuangan yang transparan, serta pemisahan antara dana konsumtif (untuk kebutuhan operasional harian) dan dana produktif (untuk program pemberdayaan dan pengembangan).
Pendekatan yang digunakan bersifat interaktif dan partisipatif, memungkinkan para pengurus masjid untuk bertanya, berdiskusi, serta berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan masjid sehari-hari. Tim pengabdi juga memberikan contoh-contoh praktis tentang bagaimana menyusun laporan keuangan yang sederhana namun mudah dipahami oleh jamaah.
Hasil Kegiatan
Berdasarkan wawancara, tanya jawab, serta pengamatan langsung selama kegiatan pengabdian berlangsung, tim pengabdi mencatat dua hasil utama yang sangat membanggakan.
Pertama, pengurus masjid mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mencatat, mengelola, serta menyusun laporan keuangan secara lebih sistematis, transparan, dan akuntabel. Para pengurus kini memahami pentingnya dokumentasi yang rapi untuk setiap pemasukan dan pengeluaran dana masjid, serta pentingnya menyusun laporan keuangan secara berkala.
Kedua, pengurus mampu menerapkan praktik pengelolaan dana konsumtif dan produktif dengan lebih tepat, sehingga tata kelola keuangan masjid menjadi lebih efektif dan bermanfaat bagi jamaah maupun masyarakat. Pemahaman tentang pemisahan dana untuk kebutuhan operasional harian dan dana untuk program pemberdayaan umat menjadi salah satu capaian penting dari kegiatan ini.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan dua hal penting.
Pertama, setelah pelatihan dilaksanakan, banyak para pengelola masjid yang mulai tertarik untuk lebih mempelajari dan menyusun manajemen keuangan secara lebih baik. Minat dan kesadaran ini menjadi fondasi awal bagi terciptanya tata kelola keuangan masjid yang profesional.
Kedua, meningkatnya motivasi para pengelola masjid untuk lebih baik lagi dalam mengelola aset maupun keuangan masjid. Para pengurus tidak hanya memahami teori, tetapi juga terdorong untuk segera menerapkan praktik-praktik baik yang telah dipelajari selama pelatihan.
Dampak bagi Masjid Al-Ikhlas
Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengelolaan keuangan Masjid Al-Ikhlas. Para pengurus yang sebelumnya mungkin masih melakukan pencatatan secara sederhana atau kurang sistematis, kini memiliki pemahaman dan keterampilan untuk mengelola keuangan dengan lebih profesional.
Transparansi dan akuntabilitas yang mulai diterapkan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan jamaah terhadap pengurus masjid. Dengan kepercayaan yang tinggi, jamaah akan lebih terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung berbagai program masjid, baik melalui infak, sedekah, maupun wakaf.
Selain itu, pengelolaan dana yang lebih baik juga memungkinkan Masjid Al-Ikhlas untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana umat, baik untuk kebutuhan operasional masjid maupun untuk program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan upaya menjadikan masjid tidak hanya makmur secara fisik, tetapi juga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.
Komitmen UPU dalam Pemberdayaan Lembaga Keagamaan
Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Potensi Utama membuktikan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan lembaga-lembaga keagamaan, khususnya masjid. UPU tidak hanya berfokus pada pendidikan formal di dalam kampus, tetapi juga aktif memberikan pendampingan kepada pengurus masjid agar dapat mengelola keuangan secara lebih profesional, transparan, dan amanah.
Dengan meningkatnya kapasitas pengurus Masjid Al-Ikhlas dalam mengelola keuangan, diharapkan masjid dapat terus berkembang menjadi pusat kemakmuran dan pemberdayaan umat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. UPU berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung program-program pemberdayaan berbasis masyarakat yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan profesionalisme.