Medan, Universitas Potensi Utama – Mengelola organisasi remaja masjid tidak hanya menuntut semangat keagamaan yang tinggi, tetapi juga kemampuan administrasi yang mumpuni. Menjawab tantangan tersebut, tim dosen dari Universitas Potensi Utama (UPU) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pendampingan Pengelolaan Administrasi Remaja Masjid di Masjid Al-Mukhlishin, Senin (08/01/2024).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB ini diprakarsai oleh tiga dosen UPU, yaitu Ibu Ratih Anggraini Siregar, SE., M.Ak; Ibu Ananda Fitriani Dewi, S.E., M.M; dan Ibu Risda Sakilah Lbs. Mereka hadir untuk memberikan pendampingan intensif kepada para pengurus remaja masjid yang selama ini belum memiliki sistem dan prosedur administrasi yang jelas.
Ketua tim pelaksana, Ratih Anggraini Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilandasi oleh tiga rumusan masalah utama. “Pertama, bagaimana kondisi keterampilan dan pemahaman pengurus Remaja Masjid Al-Mukhlishin dalam pengelolaan administrasi organisasi. Kedua, bagaimana pendampingan dapat meningkatkan kemampuan administratif mereka. Ketiga, apa langkah strategis yang perlu dilakukan untuk memperkuat sistem administrasi organisasi,” ujarnya.
Oleh karena itu, kegiatan ini memiliki tiga tujuan spesifik. Pertama, meningkatkan keterampilan pengurus dalam menyusun dokumen administrasi secara sistematis. Kedua, memberikan pengetahuan mengenai struktur organisasi, penyusunan program kerja, dan dokumentasi kegiatan. Ketiga, mendampingi proses penyusunan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Rencana Strategis (Renstra), dan Standar Operasional Prosedur (SOP) organisasi remaja masjid.
Hasil dan Capaian Kegiatan
Selama sesi pendampingan, para peserta yang merupakan pengurus inti Remaja Masjid Al-Mukhlishin terlihat antusias mengikuti setiap tahapan. Hasil dari kegiatan ini sangat menggembirakan:
- Peningkatan Pengetahuan Dasar: Pengurus remaja masjid memperoleh pemahaman mendasar tentang pentingnya pengelolaan administrasi, termasuk fungsi, manfaat, serta prinsip akuntabilitas, kerapian, dan sistematika dalam dokumentasi organisasi.
- Tersusunnya Struktur Organisasi yang Jelas: Peserta berhasil menyusun struktur organisasi yang jelas dan lengkap, dilengkapi dengan uraian tugas (job description) serta wewenang masing-masing pengurus. Hal ini menjadi langkah awal untuk mencegah tumpang tindih tugas dan memperkuat koordinasi internal.
- Pemahaman Administrasi Keuangan: Peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai administrasi keuangan organisasi, termasuk cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, membuat laporan kas harian dan bulanan, serta membangun prinsip transparansi dan pertanggungjawaban keuangan.
Manfaat yang Dirasakan Mitra
Lebih lanjut, Ananda Fitriani Dewi menambahkan bahwa manfaat dari kegiatan ini sangat dirasakan langsung oleh mitra. “Pengurus kini memahami dan mulai menerapkan prinsip-prinsip administrasi organisasi. Selain itu, telah tersusun dokumen-dokumen penting seperti AD/ART, daftar anggota, susunan pengurus, dan jadwal kegiatan. Ini semua akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja organisasi Remaja Masjid secara menyeluruh,” jelasnya.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis kegiatan, tim PKM UPU menyimpulkan dua hal utama. Pertama, sebelum kegiatan dilaksanakan, Remaja Masjid Al-Mukhlishin belum memiliki sistem dan prosedur yang jelas untuk pengelolaan administrasinya. Kedua, pelatihan dan penyuluhan yang diadakan oleh tim dosen berhasil meningkatkan pemahaman pengurus tentang pentingnya sistem pengelolaan administrasi yang baik, sehingga program kerja organisasi dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Potensi Utama kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui tri dharma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Tentang Universitas Potensi Utama
Universitas Potensi Utama (UPU) adalah institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masyarakat melalui inovasi dan pengabdian berbasis ilmu pengetahuan.