Medan – Universitas Potensi Utama terus berkomitmen mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Penyusunan Laporan Keuangan Usaha Program Mahasiswa Kewirausahaan (PMW) di Butterfly Incubator Universitas Potensi Utama.” Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa peserta PMW dengan keterampilan menyusun laporan keuangan yang sistematis, transparan, dan sesuai standar akuntansi.
Pelatihan berlangsung pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dan dihadiri oleh 5 kelompok tim dengan total 15 mahasiswa peserta Program Mahasiswa Kewirausahaan (PMW) di lingkungan Butterfly Incubator Universitas Potensi Utama. Tim pelaksana PKM terdiri dari Purwita Sari, S.Pd., M.Ak, Siti Aisyah, S.Pd., M.Ak, Ridho Gilang Adiko, Austin Alexander Parhusip, S.E., M.M, Taufiq Risal, S.T., M.M, dan Qory Husnul Khotimah.
Latar Belakang dan Rumusan Masalah
Perkembangan kegiatan kewirausahaan di perguruan tinggi menuntut mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan produk yang inovatif, tetapi juga memahami bagaimana usaha tersebut dikelola secara profesional. Salah satu aspek penting dalam pengelolaan usaha adalah kemampuan menyusun laporan keuangan. Sayangnya, banyak mahasiswa peserta PMW yang berasal dari berbagai program studi non-akuntansi belum memiliki bekal akuntansi yang memadai. Pencatatan transaksi, penyusunan anggaran biaya, dan penyajian laporan keuangan seringkali menjadi bagian yang paling menantang.
Berdasarkan identifikasi tim pengabdi, terdapat dua rumusan masalah utama dalam kegiatan ini, yaitu:
a. Bagaimana pemahaman dan pengetahuan kelompok tim PMW mengenai penyusunan laporan keuangan usaha di Butterfly Incubator Universitas Potensi Utama?
b. Apakah upaya yang akan dilakukan kelompok tim PMW dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dalam menyusun laporan keuangan usaha di Butterfly Incubator Universitas Potensi Utama?
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Adapun tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah:
a. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa peserta Program Mahasiswa Kewirausahaan (PMW) dalam melakukan pencatatan transaksi serta menyusun laporan keuangan usaha secara benar, sistematis, dan sesuai standar akuntansi yang berlaku.
b. Membantu kelompok mahasiswa PMW di Butterfly Incubator agar mampu menyusun laporan kemajuan dan laporan akhir PMW dengan akurat, transparan, dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana pengembangan usaha.
Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini meliputi:
a. Membantu mahasiswa menghasilkan laporan keuangan yang rapi, akuntabel, dan sesuai standar sehingga mempermudah proses evaluasi program PMW dan meningkatkan peluang kelulusan pada tahap penilaian laporan akhir.
b. Memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa PMW mengenai pengelolaan dan pencatatan keuangan usaha sehingga mereka mampu mengatur alokasi dana secara tepat dan efektif.
Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyampaian materi tentang laporan keuangan, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan praktik langsung. Tim pengabdi memaparkan konsep dasar akuntansi, klasifikasi akun, serta fungsi dan struktur laporan keuangan yang meliputi laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, neraca, dan laporan arus kas. Setelah pemahaman teori terbangun, para peserta melakukan praktik penyusunan laporan keuangan berdasarkan studi kasus usaha masing-masing kelompok PMW. Pendampingan intensif diberikan selama sesi praktik untuk memastikan setiap kelompok dapat menyelesaikan laporan dengan baik.
Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi dalam pencatatan transaksi usaha sehari-hari, serta bagaimana menyusun laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada pemberi dana PMW.
Hasil yang Dicapai
Berdasarkan wawancara, tanya jawab, serta pengamatan langsung selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung, diperoleh hasil sebagai berikut:
- Mahasiswa PMW menunjukkan peningkatan signifikan dalam memahami konsep dasar akuntansi, klasifikasi akun, serta fungsi dan struktur laporan keuangan. Peserta mampu menjelaskan kembali elemen laporan laba rugi, perubahan ekuitas, dan neraca setelah mengikuti sesi pembelajaran.
- Seluruh kelompok berhasil menyusun laporan keuangan berdasarkan studi kasus usaha masing-masing. Peserta dapat melakukan pencatatan transaksi, menyusun buku kas, menghitung biaya dan pendapatan, serta menyajikan laporan keuangan sederhana dengan lebih terarah setelah mendapatkan bimbingan.
- Mahasiswa menjadi lebih disiplin dalam mencatat transaksi, menyimpan bukti pengeluaran, dan menyadari pentingnya laporan keuangan sebagai alat pertanggungjawaban penggunaan dana PMW. Kesadaran ini berdampak pada kesiapan mereka untuk menyelesaikan laporan kemajuan dan laporan akhir PMW dengan lebih akurat dan transparan.
Faktor Pendukung dan Penghambat
Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh antusiasme peserta yang tinggi, fasilitas pelatihan yang memadai, serta pendampingan intensif dari narasumber yang mempermudah mahasiswa dalam memahami materi laporan keuangan. Adapun faktor penghambat yang dihadapi meliputi keterbatasan pengetahuan dasar akuntansi pada sebagian peserta serta kurangnya kebiasaan mahasiswa dalam mencatat transaksi sejak awal, sehingga beberapa kelompok mengalami kesulitan merapikan catatan keuangan untuk digunakan dalam penyusunan laporan.
Kesimpulan dan Saran
Berdasarkan hasil analisis kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, tim PKM Universitas Potensi Utama menyimpulkan sebagai berikut:
- Setelah selesai pelatihan, semua tim kelompok Program Mahasiswa Kewirausahaan mulai memahami dan mengetahui tata cara pengelolaan keuangan saat awal mula pengembangan usaha dilakukan.
- Meningkatnya motivasi semua tim kelompok PMW dalam menerapkan ilmu akuntansi untuk pengembangan usaha.
- Semua tim kelompok PMW berharap pelatihan ini dapat membuat tim kelompok PMW lolos dalam tahap penilaian dan evaluasi laporan akhir PMW.
Adapun saran untuk keberlanjutan kegiatan ini adalah:
- Perlu diadakan pendampingan lanjutan agar mahasiswa dapat menyelesaikan laporan keuangan secara lebih terarah dan mendapatkan bantuan ketika menghadapi kesulitan dalam pencatatan maupun penyusunan laporan.
- Penyediaan modul atau panduan tertulis yang lebih lengkap mengenai format pencatatan transaksi dan contoh laporan keuangan sederhana sehingga peserta memiliki acuan yang dapat digunakan selama menjalankan usaha.
- Penambahan durasi atau pembagian pelatihan dalam beberapa sesi agar peserta memiliki waktu yang cukup untuk memahami teori dan mempraktikkan penyusunan laporan keuangan secara menyeluruh.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Potensi Utama berharap para mahasiswa peserta PMW dapat mengelola keuangan usahanya dengan lebih profesional, menghasilkan laporan pertanggungjawaban yang akuntabel, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan pasca program PMW berakhir.