Medan, Universitas Potensi Utama – Transformasi digital dalam dunia pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Metode pembelajaran campuran atau blended learning telah terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi era digital. Menjawab tantangan tersebut, tim dosen Universitas Potensi Utama (UPU) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Pengelolaan Teknologi Sistem Informasi Pembelajaran Metode Blended Learning Sekolah Swasta Pelangi" pada Sabtu, 17 Juni 2023.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, staf, guru, serta siswa/i dari Sekolah Swasta Pelangi yang mencakup jenjang PAUD, TK, SD, dan MDTA Medan Tembung. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Austin Alexander Parhusip, S.E., M.M; Irine Ika Wardhani, S.E., M.Ak; serta didukung oleh Tasya Anjani.
Tujuan Kegiatan
Ketua tim pelaksana, Austin Alexander Parhusip, menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini memiliki tiga tujuan utama. "Pertama, meningkatkan pemahaman tenaga pendidik tentang konsep dan manfaat sistem informasi pembelajaran berbasis teknologi. Kedua, memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru dan staf dalam mengimplementasikan metode blended learning secara efektif, dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi pembelajaran. Ketiga, mendorong terwujudnya budaya digital dalam lingkungan sekolah dalam penggunaan aplikasi pembelajaran dan pengelolaan data akademik berbasis sistem informasi," ujarnya.
Manfaat Kegiatan
Kegiatan ini memberikan tiga manfaat strategis bagi mitra. Pertama, meningkatkan kesadaran dan kompetensi guru dalam membangun citra diri profesional melalui penguasaan teknologi pendidikan. Kedua, meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih menarik, komunikatif, dan modern, sehingga siswa lebih termotivasi dalam mengikuti proses belajar mengajar. Ketiga, mendukung program Merdeka Belajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dengan pendekatan digital berbasis personal branding pendidik.
Materi dan Metode Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyampaian materi tentang Strategi Pengelolaan Teknologi Sistem Informasi Pembelajaran Metode Blended Learning. Tim pengabdi memberikan paparan komprehensif mengenai konsep blended learning, manfaat penerapannya di lingkungan sekolah, serta langkah-langkah praktis dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Pendekatan yang digunakan bersifat interaktif dan partisipatif, memungkinkan para guru dan staf untuk bertanya, berdiskusi, serta berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi dalam mengadopsi teknologi di kelas. Kegiatan ini juga mencakup pengenalan berbagai aplikasi pembelajaran dan sistem informasi manajemen akademik yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar.
Hasil dan Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, terdapat empat kesimpulan utama yang menunjukkan keberhasilan program ini.
Pertama, terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman para guru tentang manfaat metode pembelajaran campuran (blended learning) dalam sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi. Para pendidik kini lebih memahami mengapa integrasi teknologi menjadi penting di era digital.
Kedua, meningkatnya pengetahuan para pihak terkait, termasuk kepala sekolah dan staf administrasi, tentang pentingnya penggunaan metode pembelajaran campuran dalam sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi. Hal ini menciptakan kesadaran kolektif di seluruh ekosistem sekolah.
Ketiga, peserta dapat menerapkan sistem informasi manajemen berbasis teknologi informasi dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Kemampuan aplikatif ini menjadi bekal konkret bagi para guru untuk segera mengimplementasikan blended learning di kelas masing-masing.
Keempat, peserta dapat memanfaatkan sistem informasi manajemen berbasis teknologi dalam pendidikan, tidak hanya untuk pembelajaran tetapi juga untuk pengelolaan data akademik dan administrasi sekolah secara lebih efisien.
Dampak bagi Sekolah Swasta Pelangi
Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi Sekolah Swasta Pelangi. Para guru yang sebelumnya mungkin masih ragu dalam menggunakan teknologi untuk pembelajaran kini memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik. Kepala sekolah dan staf administrasi juga mendapatkan wawasan tentang bagaimana sistem informasi dapat digunakan untuk mengelola data akademik secara lebih terstruktur.
Dengan adanya pelatihan ini, Sekolah Swasta Pelangi di Medan Tembung kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengembangkan ekosistem digital yang mendukung proses belajar mengajar yang modern, menarik, dan efektif.
Komitmen UPU dalam Mendukung Transformasi Digital Pendidikan
Melalui kegiatan PKM ini, Universitas Potensi Utama membuktikan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. UPU tidak hanya berperan dalam mencetak lulusan yang unggul di dalam kampus, tetapi juga aktif menjadi mitra bagi sekolah-sekolah dalam mengadopsi teknologi informasi. Dengan meningkatnya kompetensi digital para pendidik, diharapkan kualitas pembelajaran di Sekolah Swasta Pelangi dapat terus meningkat dan sejalan dengan tuntutan zaman serta program Merdeka Belajar.