Medan, 30 Juli 2024 – Dalam upaya meningkatkan wawasan serta menanamkan rasa cinta terhadap mata uang negara, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Potensi Utama melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa studi ekskursi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara di Medan. Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 30 Juli 2024, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini mengusung tema sentral seputar pengenalan, perawatan, dan kebanggaan terhadap Uang Rupiah.
Studi ekskursi ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa FEB Universitas Potensi Utama serta lima orang karyawan Bank Indonesia Kanwil Sumatera Utara. Kegiatan dirancang untuk menjawab tiga rumusan masalah utama, yakni bagaimana meningkatkan wawasan tentang sejarah dan nilai strategis Rupiah sebagai simbol kedaulatan, bagaimana meningkatkan pengetahuan praktis tentang prosedur perawatan uang agar tetap layak edar, serta bagaimana membangun motivasi dan rasa cinta terhadap Rupiah pasca kunjungan.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Pelaksanaan PKM ini memiliki tiga tujuan fundamental. Pertama, memberikan tambahan wawasan dan pemahaman baru tentang mata uang Rupiah beserta sejarahnya. Kedua, memberikan pemahaman mengenai cara merawat uang Rupiah yang benar. Ketiga, memberikan motivasi bagi seluruh peserta dan pihak terkait untuk cinta dan bangga terhadap Rupiah.
Adapun manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah memberikan pengalaman berinteraksi langsung dengan para pengelola Rupiah di Bank Indonesia Kanwil Medan, serta memberikan pemahaman bahwa banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan cinta dan bangga akan Rupiah sebagai upaya menjaga martabat bangsa.
Pemaparan Materi dan Interaksi Langsung
Selama empat jam, para peserta mendapatkan penyampaian materi secara komprehensif dari pemateri Bank Indonesia. Ruang lingkup materi meliputi pengenalan mata uang Rupiah dalam konteks sejarah panjang bangsa, fungsi strategisnya, hingga teknik perawatan uang yang benar agar fisik uang tetap layak edar dan bernilai.
Para dosen dan mahasiswa tidak hanya duduk mendengarkan paparan, tetapi juga terlibat dalam sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Mereka diajak untuk memahami bahwa uang Rupiah bukan sekadar alat tukar dalam kegiatan ekonomi, melainkan simbol kedaulatan dan identitas bangsa yang wajib dijaga, dirawat, dan dibanggakan.
Kesimpulan dan Hasil Kegiatan
Berdasarkan analisis hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, terdapat dua kesimpulan utama:
- Peningkatan Pemahaman Historis dan Fungsional – Setelah mengikuti studi ekskursi ini, mahasiswa, dosen, dan seluruh pihak yang terlibat menjadi paham bahwa uang Rupiah bukan hanya alat tukar, tetapi sesuatu yang berharga dan harus dicintai keberadaannya. Pengetahuan mengenai sejarah perkembangannya juga dinilai penting guna menghindarkan masyarakat dari informasi sesat (hoaks) seputar uang Rupiah.
- Tumbuhnya Motivasi dan Kesadaran Merawat Rupiah – Pelatihan dan penyuluhan yang diadakan oleh pemateri dari Bank Indonesia berhasil memotivasi peserta dalam menanamkan nilai cinta, kepedulian, serta kebanggaan terhadap Rupiah. Peserta juga kini memahami cara-cara tepat dalam merawat uang Rupiah agar tetap layak edar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Potensi Utama melalui Prodi Manajemen FEB berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian masyarakat yang aplikatif dan strategis, khususnya dalam meningkatkan literasi kebangsaan dan ekonomi bagi sivitas akademika.