Medan – Keputusan pembelian konsumen merupakan salah satu aspek penting yang menentukan kemampuan sebuah usaha untuk bertahan dan berkembang. Konsumen dalam melakukan pembelian akan mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari kebutuhan yang dirasakan, informasi mengenai produk, kualitas, harga, hingga keyakinan terhadap keamanan dan kehalalan produk. Bagi pelaku usaha, pemahaman terhadap faktor-faktor tersebut sangat penting agar strategi pemasaran dapat disusun secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Menjawab hal tersebut, tim peneliti dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Potensi Utama, melakukan penelitian mendalam mengenai pengaruh sertifikasi halal, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen pada Kohwa Coffee Shop yang berlokasi di Jalan Abd. Sani Muthalib No. 8, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
Penelitian yang berlangsung selama 6 bulan pada tahun 2023 ini diketuai oleh Khairiyah Azikra Lubis (mahasiswa), bersama anggota peneliti Alim Murtani, S.H.I., M.A. , dosen Program Studi Manajemen. Dengan anggaran penelitian sebesar Rp12.400.000 dari pendanaan internal Universitas Potensi Utama, tim berhasil mengungkap faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada kedai kopi lokal tersebut.
Latar Belakang dan Fenomena Peningkatan Konsumen
Kohwa Coffee Shop merupakan usaha kafe yang menjual makanan dan minuman di Kecamatan Medan Marelan. Berdasarkan laporan hasil penjualan, Kohwa Coffee Shop mengalami peningkatan jumlah konsumen sejak tahun 2016 hingga tahun 2022, meskipun sempat menurun pada masa pandemi tahun 2020.
Data menunjukkan jumlah konsumen Kohwa Coffee Shop dari tahun 2016 hingga 2022:
- Tahun 2016: 2.420 konsumen
- Tahun 2017: 4.494 konsumen
- Tahun 2018: 6.358 konsumen
- Tahun 2019: 6.284 konsumen
- Tahun 2020: 642 konsumen (masa pandemi)
- Tahun 2021: 1.887 konsumen
- Tahun 2022: 4.672 konsumen
Menariknya, peningkatan jumlah konsumen mulai terlihat signifikan setelah Kohwa Coffee Shop memiliki sertifikasi halal pada tahun 2017. Sertifikat halal tersebut dipajang di tempat usaha agar konsumen dapat melihat dan mengetahuinya, dan pada tahun yang sama jumlah konsumen Kohwa Coffee Shop langsung meningkat hampir 100% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Peningkatan jumlah pengunjung mencerminkan bahwa terdapat faktor-faktor tertentu yang mampu mempengaruhi minat beli konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Aspek kehalalan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi konsumen, khususnya masyarakat muslim," ujar Alim Murtani, anggota tim peneliti.
Metodologi Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Kohwa Coffee Shop di tahun 2023 yang berjumlah 1.000 konsumen. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 91 konsumen berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) yang diberikan kepada konsumen.
Variabel yang diteliti meliputi:
- Sertifikasi Halal (X1) – Proses penilaian dan pengesahan suatu produk agar memenuhi standar kehalalan sesuai syariat Islam, mencakup pemeriksaan bahan baku, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi.
- Harga (X2) – Sejumlah nilai yang harus dibayar konsumen untuk memperoleh suatu produk atau jasa, mencakup keterjangkauan harga, kesesuaian harga dengan kualitas, dan daya saing harga.
- Kualitas Produk (X3) – Kemampuan suatu produk untuk memenuhi harapan konsumen terkait fungsi, keandalan, ketahanan, rasa, kebersihan, dan higienitas.
- Keputusan Pembelian (Y) – Proses mental konsumen dalam memilih dan menentukan apakah akan membeli suatu produk.
Hasil Uji Instrumen dan Asumsi Klasik
Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas juga terpenuhi, sehingga model regresi layak digunakan untuk pengujian hipotesis.
Hasil Analisis Regresi Linear Berganda
Persamaan regresi yang diperoleh: Y = 3,325 + 0,289X1 + 0,372X2 + 0,347X3 + e
Interpretasi:
- Konstanta 3,325 menunjukkan bahwa apabila tidak ada variabel bebas, nilai tingkat keputusan pembelian konsumen adalah sebesar 3,325.
- Harga (X2) memiliki koefisien 0,372 – setiap kenaikan harga sebesar 100% akan menyebabkan kenaikan keputusan pembelian sebesar 37,2% (paling dominan).
- Kualitas Produk (X3) memiliki koefisien 0,347 – setiap kenaikan kualitas produk sebesar 100% akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar 34,7%.
- Sertifikasi Halal (X1) memiliki koefisien 0,289 – setiap kenaikan sertifikasi halal sebesar 100% akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar 28,9%.
Uji Hipotesis (Uji Parsial/Uji-t)
VariabelthitungttabelSignifikansiKesimpulanSertifikasi Halal | 4,392 | 1,662 | 0,000 < 0,05 | Berpengaruh Signifikan
Harga | 3,481 | 1,662 | 0,001 < 0,05 | Berpengaruh Signifikan
Kualitas Produk | 4,009 | 1,662 | 0,000 < 0,05 | Berpengaruh Signifikan
Ketiga variabel secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Kohwa Coffee Shop.
Uji Simultan (Uji-F)
Uji-F menghasilkan Fhitung 78,863 > Ftabel 2,01 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Artinya, secara bersama-sama (simultan) sertifikasi halal, harga, dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Kohwa Coffee Shop.
Koefisien Determinasi (Adjusted R Square)
Nilai Adjusted R Square sebesar 0,722 atau 72,2% – artinya keputusan pembelian konsumen mampu dijelaskan oleh sertifikasi halal, harga, dan kualitas produk sebesar 72,2%. Sisanya sebesar 27,8% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti inovasi produk, lokasi usaha, promosi, diskon, dan lainnya yang secara teoritis dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Pembahasan Temuan Penelitian
1. Pengaruh Sertifikasi Halal terhadap Keputusan Pembelian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini sejalan dengan data bahwa jumlah konsumen Kohwa Coffee Shop meningkat hampir 100% setelah memiliki sertifikasi halal pada tahun 2017. Konsumen yang beragama Islam menjadikan aspek kehalalan suatu produk sebagai prioritas utama dalam memutuskan membeli produk makanan dan minuman.
"Labelisasi kehalalan produk sangat penting untuk diperhatikan bagi produsen yang ingin memasarkan produknya di lingkungan masyarakat yang beragama Islam. Sertifikasi halal menjadi jaminan formal bahwa produk aman, suci, dan diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh umat muslim," jelas tim peneliti.
2. Pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian
Harga produk Kohwa Coffee Shop tergolong sangat terjangkau bagi kalangan masyarakat yang ekonominya menengah ke bawah. Berdasarkan data kuesioner, persepsi konsumen mengenai keterjangkauan harga produk tergolong sangat baik (39% sesuai dengan kemampuan membeli konsumen). Penetapan harga produk yang ideal membuat konsumen lebih mudah dalam mempertimbangkan keputusan membeli suatu produk.
3. Pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian
Kualitas produk Kohwa Coffee Shop dinilai memuaskan harapan konsumen, dengan cita rasa yang enak, nikmat, higienis, dan tidak menyebabkan gangguan perut. Kualitas produk erat kaitannya dengan minat beli konsumen, karena konsumen lebih mengutamakan kualitas produk yang baik sebelum membeli produk tersebut.
Kesimpulan Penelitian
- Sertifikasi Halal secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Kohwa Coffee Shop. Konsumen cenderung lebih tertarik untuk membeli produk yang telah memiliki sertifikasi halal.
- Harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Harga produk Kohwa Coffee Shop yang terjangkau memicu minat beli konsumen.
- Kualitas Produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Kualitas produk yang memuaskan harapan konsumen mendorong keputusan pembelian.
- Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan kontribusi sebesar 72,2%.
Rekomendasi Strategis untuk Kohwa Coffee Shop
Berdasarkan temuan penelitian, tim peneliti memberikan sejumlah rekomendasi:
- Mempertahankan dan mempromosikan sertifikasi halal – Kohwa Coffee Shop disarankan untuk terus mempertahankan kehalalan produknya serta memperbarui sertifikasi secara berkala. Pihak usaha juga dapat meningkatkan visibilitas sertifikat halal dengan menempatkannya pada area yang mudah dilihat konsumen atau mempromosikannya melalui media sosial. Langkah ini penting untuk meningkatkan rasa aman dan kepercayaan konsumen.
- Mempertahankan strategi harga yang terjangkau – Kohwa Coffee Shop perlu memastikan bahwa penetapan harga tetap terjangkau dan sesuai dengan daya beli masyarakat sekitar. Usaha ini juga dapat melakukan strategi harga seperti diskon tertentu, paket hemat, atau program loyalitas agar konsumen tetap merasa mendapatkan nilai yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.
- Menjaga dan meningkatkan kualitas produk – Kohwa Coffee Shop disarankan untuk terus menjaga standar bahan baku, teknik pengolahan, serta kebersihan produk. Inovasi rasa, variasi menu baru, dan peningkatan kualitas pelayanan dapat membantu mempertahankan kepuasan konsumen serta mendorong pembelian ulang (repeat purchase).
- Strategi pemasaran terpadu – Karena ketiga faktor secara simultan memberikan kontribusi besar terhadap keputusan pembelian (72,2%), Kohwa Coffee Shop perlu menggabungkan ketiga faktor tersebut ke dalam strategi pemasaran terpadu. Misalnya, melakukan promosi yang menonjolkan kehalalan produk, kualitas rasa, serta harga yang bersahabat. Pendekatan ini diyakini mampu memperkuat posisi merek di masyarakat dan meningkatkan daya tarik konsumen.
Luaran Penelitian
Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Volume 4 Nomor 1 Tahun 2024 (E-ISSN 2807-4238, P-ISSN 2807-4246).
Tentang Universitas Potensi Utama
Penelitian ini merupakan wujud komitmen Universitas Potensi Utama dalam mendorong riset terapan di bidang manajemen pemasaran dan perilaku konsumen, khususnya yang berkaitan dengan industri halal dan usaha kecil menengah. Kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam penelitian ini menjadi bukti nyata sinergi akademik yang produktif di lingkungan Universitas Potensi Utama.